Plastic

Memetik Duit dari Sampah Plastik

  • by

PEMBONGKARAN muatan truk terakhir di Bank Sampah Induk Gesit di kawasan Menteng Pulo, Jakarta Selatan, pada Senin, 27 Januari lalu, serba bergegas.

Plastic recycling company looks to expand as circular economy blooms

  • by

Homegrown plastic recycling company PT Tridi Oasis Group is looking to expand its business in the flourishing circular economy, as it received part of a US$6 million investment dedicated to tackling the ocean plastic crisis in South and Southeast Asia. The funding, claimed as the world’s first investment fund dedicated to the cause in the region, was disbursed by Singapore-based Circulate Capital on April 28 and was shared with Indian recycling company Lucro. The investment is part of the Circulate Capital Ocean Fund’s $106 million in dedicated debt and equity financing for circular economy start-ups and small and medium enterprises (SMEs) in countries like Indonesia, Thailand and India.

Supporting Circular Economy Through Responsible Waste Management with Waste4Change

  • by

What is circular economy?
Circular economy aims to keep resources in a closed cycle. As we already know, the natural system already adapts a circular system. Soil nutrients and solar energy grow plants, plant feeds animals, animal dies, decompose, and become soil nutrients. In that perfect world, no waste is generated. However, the linear economy had introduced us with the ‘throw-away’ culture. We extract resources, manufacture products, and eventually dispose them, without thinking too much about how much resources are wasted in landfills.

New marine debris action plan focuses on waste processing investment

  • by

As an effort to eradicate marine waste once and for all, the government has rolled out its latest action plan for authorities, businesses and communities to prevent plastic waste from ending up in the ocean by 2025.
Critics, however, doubt the latest plan will contribute to the country’s efforts in reducing marine debris due to poor waste management and reluctance from most companies to avoid single-use plastic products, which have been polluting the sea. The joint action plan, unveiled by Maritime Affairs and Investment Coordinating Minister Luhut Binsar Pandjaitan on April 22, will become a guideline for all stakeholders to prevent plastic pollution from leaking into rivers, lakes and seas.

Circulate Capital Beri Pinjaman Perusahaan Daur Ulang Plastik

Bisnis.com, JAKARTA – Circulate Capital melalui Circulate Capital Ocean Fund (CCOF) telah melakukan investasi perdananya di dua perusahaan daur ulang plastik yang berlokasi di Indonesia dan India, dengan total nilai investasi sebesar US$6 juta.
Investasi di Indonesia diberikan kepada PT Tridi Oasis Group (Tridi Oasis), yang memiliki spesialisasi dalam mendaur ulang botol polietilena tereftalat (PET) menjadi serpihan PET daur ulang (rPET), yang digunakan untuk memproduksi kemasan daur ulang dan tekstil.

CEO Circulate Capital Rob Kaplan mengatakan ketahanan infrastruktur penting seperti sampah dan daur ulang harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kesehatan dan mata pencarian masyarakat.

Kurangi Sampah Plastik, Unilever Kenalkan Refill Station

  • by

Jakarta, Beritasatu.com – PT Unilever Indonesia Tbk memperkenalkan Refill Station pertamanya yang berlokasi di Saruga Package-free Shopping Store, Bintaro.

Kehadiran Refill Station ini, sebagai bentuk nyata dari komitmen perseroan untuk menjadi bagian dari solusi atas permasalahan sampah plastik.
Head of Corporate Affair and Sustainability Unilever Indonesia,Nurdiana Darus, menyampaikan, sampah plastik masih menjadi masalah besar dunia, termasuk di Indonesia.

“Unilever percaya bahwa hal ini akan dapat diatasi jika semua pihak saling bahu membahu dan bekolaborasi,” ujar Nurdiana Darus dalam keterangan persnya, Jumat (28/2/2020).

Menurut Nurdiana, proyek uji coba Refill Station diperkenalkan sebagai bagian dari upaya Unilever Indonesia dalam memberikan pilihan kepada konsumen yang ingin menggunakan produknya sekaligus mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai.

Grab-AQUA Ajak Masyarakat Kelola Sampah Plastik

Jakarta, CNN Indonesia — Grab berkolaborasi dengan Danone-AQUA mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai mengelola sampah melalui layanan terbarunya, GrabExpress Recycle. Upaya tersebut mengukuhkan komitmen keduanya dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut hingga 70 persen pada 2025.
Diluncurkan bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari, layanan baru GrabExpress Recycle bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah bagi kelestarian lingkungan.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan melalui GrabExpress Recycle pengguna Grab dapat dengan mudah mengirimkan sampah bernilai ekonomis, terutama botol dan gelas plastik ke bank sampah terdekat yang disediakan.

Program PRO Dukung Ekonomi Sirkular di Indonesia

PENANGANAN dan pengelolaan sampah plastik menjadi perhatian pemerintah sehingga diperlukan aksi yang lebih dari biasanya. “Kami berulang kali menyampaikan komitmen kuat pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang tidak biasa, bukan business as usual, serta menerapkan pendekatan perubahan sistem dalam memerangi sampah plastik dan polusi yang ditimbulkannya,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan saat meluncurkan program Packaging Recovery Organisation (PRO) bersama PRAISE (Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment) secara virtual di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menko Luhut menambahkan, kolaborasi antara publik dan swasta ialah suatu kemitraan yang inklusif. Apalagi, saat ini perusahaan juga dituntut untuk berperan lebih besar dalam upaya pengurangan produksi sampah plastik melalui konsep extended producer responsibility (EPR) dengan menerapkan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah, dengan terbukanya lapangan kerja baru.

Meneropong Prospek Ekonomi Sirkular sebagai Langkah Pelestarian Lingkungan

Nationalgeographic.co.id – Saat ini, ekonomi sirkular menjadi solusi inovatif untuk menyelesaikan persoalan sampah. Banyak negara sudah mulai mengimplementasikan model ekonomi tersebut karena dianggap mudah dicontoh serta dapat dilakukan oleh semua orang.
Ekonomi sirkular, menurut Forum Ekonomi Dunia (WEF), adalah sistem industri yang memanfaatkan material yang ada untuk membuat barang baru atau menambah nilai barang lama lewat pengelolaan limbah yang terintegrasi.

Salah satu negara yang berhasil menerapkan ekonomi sirkular adalah Denmark.

Dikutip dari Kompas.com (25/03/2019) Denmark menerapkan berbagai kebijakan untuk mendorong masyarakat agar mau mendaur ulang sampah plastik.

Innovation in Renewable Materials

  • by

This presentation explains the vision of Tetra Pak Indonesia in a Circular Economy, which are renewable materials, sustainable sourcing, increase recycling, and doing more with less. One of their stretegies are to support policy makers and businesses partners in collaboration to maximize the potential of the Circular Economy.